Jumat, 31 Mei 2013

CSC di Teknik Sipil

 Jurusan Teknik sipil sebagai lembaga pendidikan penghasil lulusan yang berkualitas dengan pengetahuan, kompetensi dan keterampilan profesional dan dapat berperan serta dalam lingkungan global baik di tingkat lokal, regional maupun internasional. Teknik sipil unnes sendiri telah mempunyai CSC (Civil Study Comunity) yaitu salah satu program kerja dari divisi RPP ( riset penalaran dan pendidikan), himpunan mahasiswa teknik sipil, unnes sebagai wadah untuk bertukar pikiran, menambah wawasan, dan mendukung satu sama lain dalam lingkup akademis, khususnya  jurusan teknik sipil itu sendiri. Tak hanya lingkup akademis yang ada di program perkuliahan saja, CSC juga mengadakan suatu kelompok belajar yang berorientasi ke bidang keahlian desain grafis atau software-software aplikatif dari bidang keilmuan teknik sipil.
Tujuan di bentuknya CSC sendiri yaitu untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan bantuan dalam penyelesaian tugas – tugas kuliah serta menambah pengetahuan khususnya pada bidang ketekniksipilan, khususnya bagi mahasisiwa baru yang masih sangat membutuhkan orientasi pada bidang tersebut.
CSC ini dibentuk pada kepengurusan tahun 2011 dan diresmikan oleh ketua jurusan teknik sipil universitas negeri semarang pada raker himpunan mahasiswa teknik sipil, dan baru berjalan selama 1 periode kepengurusan.

sitem kerja dari CSC sendiri yaitu dengan menyediakan tentor tentor yang ahli pada bidangnya pada waktu tertentu diluar jam kuliah mahasiswa,selain itu juga beberapa minggu sekali di datangkan langsung dosen pendamping dalam kegiatan tersebut.

Dengan adanyaa CSC ini diharap tidak ada lagi kesulitan - kesulitan yang tidak mampu dihadapi oleh mahasiswa teknik sipil.

Jumat, 24 Mei 2013

SURFING TRANGKIL


Kerusakan jalan dari Sampangan menuju Sekaran memang bukan masalah baru. Jalan menanjak yang menjadi satusatunya jalur penghubung Sekaran dengan daerah Semarang bawah ini memang sering rusak. Kondisi tanah yang labil menjadi alasan sering rusaknya aspal jalan. Padahal, jalur ini sangat padat. Lebih dari 20.000 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang berkampus di Sekaran menggantungkan aksesnya ke 'dunia bawah' pada jalur ini. Belum lagi penduduk asli Sekaran dan sekitarnya yang berprofesi sebagai pedagang, setiap hari harus lewat jalan ini. Memang, ada jalur selatan melewati Ungaran, tapi harus memutar ke Banyumanik untuk menuju Semarang bawah.
Jalan bergelombang, retak, menanjak, membuat pengguna jalan serasa berselancar di ombak yang bergulung-gulung di laut. Namun, saya sama sekali tak dapat merasakan sensasi menyenangkan 'selancar' jalur Unnes Sekaran ini. Yang saya rasakan justru kekhawatiran yang amat sangat. Karena di kanan kiri jalan adalah jurang yang cukup curam. Sejauh ini, banyak kecelakaan terjadi, terutama di sekitar Perumahan Trangkil Sejahtera. Jalan di kawasan ini menikung tajam dan menurun. Harus ekstra hati-hati melewatinya.
Tak mudah memang, membangun jalan di tanah labil dan menanjak. Tambal sulam aspal yang selama ini dilakukan tak banyak membantu. Karena tambalan itu tak bertahan lama. Tanah yang terus bergeser akan turut menggeser lapisan aspal di atasnya, akibatnya, jalan kembali bergelombang.
Upaya penanggulangan gerak tanah adalah merupakan tindakan korektif baik penanggulangan  darurat (bersifat sementara dan sederhana) maupun permanen.
-          Penanggulangan darurat
Suatu tindakan penanggulangan yang bersifat sementara. Umumnya sebelum penanggulangan permanen dilakukan.
Beberapa tindakan penanggulangan yang dapat di lakukan dengan cara sederhana adalah :
a.       Mencegah masuknya air permukaan ke dalam tanah yang labil,dengan menutup rekahan-rekahan tanah dengan menggunakan tanah liat ataupun terpal
b.      Mengeringkan/mengalirkan genanangan air yang ada di atas lokasi yang mengalami gerak tanah
c.       Membuat bronjong pada bagian kaki lereng lokasi yang mengalami gerak tanah.
-          Penanggulangan Permanen
Penanggulangan ini membutuhkan waktu untuk penyelidikan,analisis, dan penyelidikan yang matang.
Salah satu solusi untuk menanggulangi permasalahan tanah seperti gerak tanah yaitu dengan metode grouting. yang dimaksud dengan grouting disini merupakan pekerjaan memasukan bahan yang masih dalam keadaan cair untuk perbaikan tanah, dengan cara tekanan, sehingga bahan tersebut akan mengisi semua retak-retak dan lubang-lubang, kemudian setelah beberapa saat bahan tersebut akan mengeras, dan menjadi satu kesatuan dengan tanah yang ada.
Tujuan dilakukan grouting
Untuk memperkuat formasi dari lapisan tanah dan sekaligus menjadikan lapisan tanah tersebut menjadi padat, sehingga mampu untuk mendukung beban bangunan yang direncanakan. Selain itu metode grouting juga bertujuan untuk menahan aliran air, dalam kasus ini tanah dalam kondisi miring sehingga air yang mengalir di dalam tanah akan mudah membawa partikel tanah, yang akan mengakibatkan terjadinya rongga-rongga di dalam tanah.